Just Another Place 2 Share


Percaya Atau Tidak Internet Merubah Hidup Gue

30 Jun 2009

ulang tahun ke-11 detikcom

Percaya atau tidak, lulus kuliah tahun 94 *ketahuan banget deh gw angkatan brapa yah?* gw mau menerima pekerjaan pertama gw di salah satu Integrated Woodworking Company di Samarinda, alasan utamanya adalah karena gw bisa menggunakan komputer perusahaan kapan aja gw mau :) Norak banget sih, tapi emang jaman itu komputer masih jadi barang langka bukan? Masih jaman Lotus dan WS. Meskipun untuk itu gw harus mau tinggal di lokasi (site) yang jaraknya ratusan kilometer dari kota terdekat alias di pedalaman. Padahal sumpah, dari awal training, gw sama sekali ngga begitu tertarik dengan pekerjaan itu. Tapi sekali lagi, gw sangat terhibur bisa menggunakan banyak waktu gw untuk mengutak-atik dan mendalami yang namanya komputer.

Percaya atau tidak, gw kemudian rela meninggalkan karir, jabatan dan penghasilan yang gw jalanin selama 5 tahun itu juga demi sesuatu yang berhubungan dengan komputer?

Yah tahun 1999 ketika teknologi internet dan handphone mulai merebak, meskipun gw sudah menduduki posisi sebagai seorang kepala bagian di perusahaan gw bekerja itu, tapi karena lokasi kerja yang jauh di antah berantah gw hanya bisa membayangkan dan mendengar desas-desus tentang kecanggihan internet dan juga handphone pada waktu itu tanpa bisa menyentuhnya.

Wow its amazing technology!!! Begitu yang ada dipikiran gw waktu itu, dan yang pasti gw ga mau ketinggalan untuk merasakan kecanggihannya.

Tahun 2000 akhirnya gw putuskan untuk resign dan meninggalkan semua pencapaian gw selama 5 tahun supaya gw bisa kembali tinggal di kota (Samarinda) dan mendekatkan diri gw dengan teknologi yang membuat gw ngiler ini *nyaris terobsesi bahkan*

Begitu kembali menghirup udara kota, alih-alih gw segera mencari pekerjaan baru, gw justru menyibukkan diri dengan bermain-main di warnet pertama dan satu-satunya yang ada di kota Samarinda waktu itu. Rela merogoh kocek Rp 15.000 perjam untuk bergelut dengan ICQ, Mirc, Yahoo dan Hotmail. Maklum blom ada Detik.com kan waktu itu. Dan yang pasti gw juga ga lupa untuk membeli handphone pertama gw dong :) Lengkaplah sudah kebahagiaan gw hahaha *lebay*.

Begitu akhirnya gw dapat pekerjaan lagi di sebuah Timber Trading Company, gw berhasil merayu pimpinan perusahaan untuk berlangganan internet yang sebetulnya pada saat itu belum begitu penting untuk operasional perusahaan. Alhasil, gw menjadi karyawan yang paling rajin dan paling betah di kantor.. Bukan hanya pulang paling malam dan datang paling pagi, sesekali bahkan gw nginep di kantor bergelut dengan makhluk gaib yang namanya internet itu.

Gw bahkan sempat mencuri account internet salah satu Departemen Store besar yang kebetulan berada di Mall yang sama dengan kantor gw ,dan jadilah gw berinternet ria tanpa batas. Secara waktu itu kan limit account kantor hanya terbatas sekian ratus jam sementara si Dept. Store pake akses ulimited hehehe tapi gw ga perlu cerita yah gimana cara gw mendapatkan account mereka hahaha its an old story :P *skaligus pengakuan dosa*

Dunia internet memang dunia tanpa batas dan sejak awal gw sudah merasa bahwa inilah dunia gw. Meskipun aktivitas2 awal gw hanya terbatas pada chatting, email, milis dan browsing, tapi sepertinya berada di depan komputer dan online tidak akan pernah membosankan dan tidak pernah keabisan aktifitas. yang tidak kalah menakjubkan saat itu gw berhasil mengumpulkan banyak teman dari berbagai kota di Indonesia, hal yang sebelumnya ngga pernah terpikirkan. Dan percaya atau tidak sampe saat ini pun beberapa teman online gw masih menjadi sahabat-sahabat terdekat gw di Jakarta sekarang :)

Terakhir percaya atau tidak, internet atau duna online sekarang sudah menjadi bagian hidup yang tidak terpisahkan dan bahkan menjadi sumber penghasilan gw untuk bertahan hidup dengan cara yang fun. Dan gw sangat menikmati hampir seluruh hidup gw :) Ohh.. internet is beautiful.. upsss I mean life is beautiful, especially when I can get online anytime, anywhere :P


TAGS Internet ulang tahun ke-11 detikcom


-

Search

Latest