Just Another Place 2 Share


Mbah Surip, Popularitas Membawa Ajal?

5 Aug 2009

mbah surip

Jangan berpersepsi dulu karena judul diatas. Tidak ada salahnya dengan popularitas, apalagi jika itu hasil kerja keras dan tidak ada salahnya juga dengan kematian, karena itu adalah salah satu bagian yang pasti dalam proses hidup makhluk hidup hanya waktunya saja yang tak dapat dipastikan.

Orang Indonesia mana yang ngga kenal Mbah Surip saat ini? Baik yang ngefans ataupun tidak, pasti tau siapa Mbah Surip, penyanyi gaek yang selalu bergaya rasta itu.

Sebagai seniman dan entertainer sebetulnya Mbah Surip sudah lama menggeluti dunianya sebagai artis kelas biasa-biasa saja. Sesekali bisa nongol di layar kaca juga udah lumayan untuk eksistensi beliau. Tapi siapa sangka lagu kocak dengan lirik dan syair yang biasa-biasa aja Ta Gendong kemudian membawa Mbah Surip ke puncak popularitas.
Selama sebulan belakangan wajah Mbah Surip pun menghias hampir semua layar stasiun tv nasional. Mulai dari stasiun kelas dangdut sampe stasiun berita. Lagu Ta Gendong menjadi fenomena. Lagu yang bisa dinyanyikan sambil ketawa dan tereak-tereak ini meraup lebih dari 9 miliar rupiah hanya dari penghasilan Ring Back Tone telepon seluler.

Dampak langsung dari popularitas Mbah Surip tentu saja adalah penghasilan beliau dari sisi finansial. Tapi dampak lain yang ngga bisa dielakkan adalah kesiapan si mbah untuk terlibat dalam kesibukan yang luar biasa. Tour ke berbagai kota, shooting iklan, program TV, jumpa fans dan lain-lain haruslah dijalani beliau sebagai konsekuensi. Sebagai seniman, apalagi yang sudah malang melintang di dunia hiburan, gw yakin Mbah Surip menjalani kesibukan beliau ini dengan sukacita. Lelah dan capek bukan halangan untuk eksistensi beliau sebagai penghibur.

Dari berita media terungkap bahwa di hari terakhirnya, Mbah Surip mampir ke kediaman rekan artisnya Mamik Prakoso anggota Srimulat untuk numpang tidur karena kecapean tour di beberapa kota. Gejala kelelahan ini juga yang kemudian berlanjut hingga proses kepergian Mbah Surip untuk selamanya. Ngga bisa dipungkiri, secara fisik Mbah Surip yang sudah berumur ada kemungkinan tidak mampu mengimbangi semua kesibukan yang harus dijalanai beliau sebagai konsekuensi dari popularitasnya.

Kalau benar, artinya popularitas telah ikut ambil bagian menghantarkan si mbah fenomenal ini ke ajalnya. Meskipun kita semua menyadari bahwa usia semua mahluk ada di tangan Sang Pencipta.
Tapi keknya ngga ada yang perlu disesali seandainya memang benar kepergian Mbah Surip disebabkan kelelahan fisik karena kesibukan beliau sebagai artis yang sedang naik daun. Dengan segala keterbatasan fisiknya Mbah Surip telah menunjukkan komitmen dan konsistensinya sebagai penghibur. Apalagi menurut gw kepergian Mbah Surip ketika berada dipuncak popularitas adalah proses kematian yang indah. Meninggalkan nama yang harum dan dielu2kan banyak orang. Toh ada kehidupan lain yang lebih indah yang menantikan si Mbah di dunia sana.

Selamat jalan Mbah Surip. Terima kasih mbah telah ikut memberikan warna di dunia hiburan Indonesia. We lop u pull….


TAGS Opini Mbah Surip Selebriti


-

Search

Latest