Just Another Place 2 Share


Why I love NCIS?

3 Nov 2013

fed2e0756ddb0236968ea0f31f1e868f_11117

Saya tipikal yang gampang jatuh cinta dengan serial TV. Tentunya serial TV Hollywod yah, bukan sinetron ataupun telenovela. Bukan sok kebarat-baratan sih tapi kebetulan secara pribadi saya belum menemukan unsur hiburan sebenarnya dari serial tv lokal.

Selain semua versi Law and Order (kecuali Law and Order UK), salah satu serial TV yang berhasil bikin saya nge-fans adalah NCIS.

Dari sisi cerita, NCIS cukup standar untuk serial-serial kriminal. Pembunuhan, misteri dan investigasi. Alur cerita yang selalu menarik jika dikemas dengan baik. Tapi yang paling menarik dari serial ini menurut saya ada pada karakter-karakter tokohnya serta chemistry yang terbangun diantara karakter.

Leroy Jethro Gibbs, si “boss” yang punya cara unik mengekspresikan perhatian dan rasa kasih seorang atasan ke bawahan dengan cara menampar bagian belakang kepala bawahannya ini adalah toko sentral. Gibbs memiliki karakter yang sangat kuat, berwibawa, berprinsip kuat serta memiliki sifat kebapakkan yang alami. Gibbs adalah sosok pemimpin sejati. Tanpa banyak bicara, ia dapat menggerakkan timnya. Ia selalu berada di depan, siap membela anak buah dan sepertinya Gibbs mengenal anggota timnya secara pribadi. Ia sangat mengerti bagaimana memperlakukan masing-masing anggota timnya secara personal tanpa berlebihan. Namun sosok Gibbs juga digambarkan sangat manusiawi, pernah kehilangan anak istrinya dalam sebuah kecelakaan kemudian gagal dalam 3 kali pernikahannya, Gibbs mengisi waktu luang dengan membangun sebuah kapal di garasi rumahnya.

Tokoh berikutnya adalah Special Agent Anthony “Tony” DiNozzo, sosok agen ganteng dan juga narsis serta sedikit “songong” karena posisinya sebagai agen senior dibanding rekan 1 tim lainnya. Karena kenarsisannya, agen Tony kadang terlihat agak bodoh. Ia juga seorang penggemar film sejati. Selalu menganalogikan kasus-kasus yang sedang mereka tangani menggunakan adegan-adegan film klasik dengan gaya yang lebay.

Kemudian adaSpecial Agent Timothy McGee, agen pintar dan terkesan “geek’, kurang mampu bersosial serta sering menjadi bulan-bulanan DiNozzo.

Tokoh agen ketiga yang membuat serial ini menarik adalah Special Agent wanita satu-satunyaZiva David, yang sebelumnya adalah seorang Liason Officer Mossad. Sebetulnya sebelum Ziva, posisi agent wanita di tim ini diisi olehCaitlin “Kate” Todd yang mati tertembak oleh salah satu agen Mossad. Sebagai bekas anggota Mossad, Ziva memiliki kemampuan bela diri lebih dibanding agen pria lainnya. Ia juga menguasai banyak bahasa. Hubungan yang terjadi antara Tony dan Ziva menghidupkan serial ini. Persaingan yang terjadi antara 2 agen berbeda gender sering menimbulkan kelucuan-kelucuan tersendiri. Selain itu seperti ada selubung asmara yang terpendam antara 2 agen ini, dimana Ziva sering menggoda Tony dan sebaliknya Tony sangat kepoh dengan kehidupan asmara Ziva.

Tokoh pelengkap yang tak kalah menarik adalah Ahli ForensikAbigail “Abby” Sciuto. Abby memiliki kerajaan sendiri di dalam laboratoriumnya yang dilengkapi alat-alat super canggih. Selain super jenius, sosok Abby juga sangat unik. Penampilannya yang rada-rada gothik dipadu dengan sifatnya yang polos kekanak-kanakan sering memunculkan kelucuan tersendiri. Oya, Abby juga seorang penggemar kafein sejati.

Selain kelima tokoh ini ada juga tokoh-tokoh lainnya yang melengkapi serial ini sekaligus membuat cerita-cerita di setiap serinya menjadi menarik. Kalau kurang percaya silahkan tonton aja yang di Fox Channel :)


TAGS


-

Search

Latest