Just Another Place 2 Share


Branding Online “Gita Wirjawan”

27 Dec 2013

Di dunia bisnis, “branding” merupakan sebuah aktifitas yang sangat penting. Membranding sebuah produk tidak hanya memperkenalkan produk tersebut ke masyarakat luas, namun juga mampu menanamkan “nilai” produk tersebut di benak masyarakat sesuai dengan keinginan perusahaan pemilik produk. Untuk menyukseskan program branding ini perlu adanya propaganda-propaganda melalui media, termasuk yang saat ini menjadi primadona adalah media online berupa website dan social media.

Nah belakangan ini, jika anda pengguna social media, baik facebook maupun twitter, bisa dipastikan anda mengenal nama Gita Wirjawan. Bagaimana tidak, setiap hari di timeline Facebook anda selalu dihiasi oleh sponsored story mengenai Gita Wirjawan. Sponsored story adalah iklan berbayar, dimana kita membayar spot iklan pada Facebook untuk ditampilkan di timeline pengguna Facebook. Seberapa besar jangkauan sponsored story kita dan seberapa sering iklan ini tampil di timeline pengguna FB, ditentukan oleh besaran budget yang kita tetapkan.

Selain dalam bentuk sponsored story di timeline, jika anda menggunakan Facebook versi desktop alias membuka Facebook menggunakan komputer atau laptop, maka anda akan sering menemukan iklan-iklan di sebelah kanan halaman timeline yang berisi berita dengan tautan ke beberapa portal media. Iklan-iklan ini sering dihiasi dengan tagline yang “indah” membangkitkan rasa penasaran kita untuk meng-klik dan membaca apa yang diiklankan. Sering di iklan menyebutkan tokoh-tokoh seperti Jokowi dan tokoh-tokoh lainnya, namun ketika kita mengklik dan masuk ke halaman website atau portal yang memasang iklan, ternyata isinya selalu berhubungan dengan seorang Gita Wirjawan. Bahkan beberapa portal berita, seperti hanya berisi tentang Gita Wirjawan. Tiba-tiba seorang Gita menjadi tokoh idola, serba bisa, serba jago dan lain-lain.

Demikian juga dengan social media twitter, setiap kita membuka timeline twitter, selalu muncul daftar orang yang dianjurkan untuk kita follow dan account twitter Gita Wirjawan sering menjadi salah satunya.

Lucunya, tiba-tiba sebuah portal berita menuliskan bahwa Gita Wirjawan adalah tokoh yang paling banyak dibahas dan dibicarakan lewat social media. Tentu saja lucu, karena seperti yang saya jelaskan diatas bahwa nama Gita bertebaran di social media karena menggunakan fasilitas iklan berbayar.

Inilah yang dinamakan branding. Jadi branding bukan hanya bisa dilakukan untuk mengangkat nama produk namun juga nama tokoh. Sebagai masyarakat sebaiknya kita menanggapi ini dengan lebih pintar dan lebih jeli. Karena branding juga dapat menjadi alat “cuci otak” secara halus. Bukan tidak mungkin sebagian masyarakat kita akan terkagum-kagum akan tokoh yang di branding karena setiap hari mereka disuguhkan artikel dan profil tokoh yang indah dan mengagumkan. Kita harus sadar bahwa kegiatan branding tokoh ini pasti memiliki tujuan, dan apalagi tujuannya jika bukan tujuan politik. Hati-hati, kita pernah terlena dengan sosok SBY ketika ia muncul sebagai calon presiden alternatif pada tahun 2004 lalu. Masih ingatkan betapa harapan masyarakat begitu besar pada sosok yang tampak ramah, bersahaja ini. Sekarang lihat apa hasilnya? Saya rasa banyak diantara anda yang sama kecewanya dengan saya. Jangan sampai kita terjebak kedua kalinya karena larut dengan aktifitas branding seorang Gita Wirjawan. Sebagai renungan saja… kira-kira sudah berapa banyak rupiah yang mengalir untuk aktifitas branding seorang Gita Wirjawan selama berbulan-bulan di media online? Siapakah kira-kira penyandang dananya? Dan ada kepentingan apakah di balik semua itu?


TAGS Gita Wirjawan branding


-

Search

Latest