Just Another Place 2 Share


Ucapan Selamat Natal

27 Dec 2013

Rasanya sudah beberapa tahun terakhir ini setiap menjelang Natal ada polemik diantara saudara-saudara kita beragama Islam mengenai boleh tidaknya mengucapkan Selamat Hari Natal pada umat Kristiani yang merayakan. Buat saya pribadi sebagai orang Kristen, melihat polemik ini bukan permasalahan besar. Wajar ada perbedaan pendapat di setiap lini kehidupan, termasuk dalam mempraktekan agama dan iman. Masing-masing punya dasar berpikir dan mungkin juga masing-masing menafsirkan ayat-ayat kitab suci dengan cara yang berbeda. Itulah keunikan manusia, diberikan kebebasan berpikir dan menentukan pilihan termasuk cara beriman dan mempraktekan agama.

Seharusnya umat Kristiani tidak perlu terlibat dalam polemik ini, apalagi merasa tersinggung dengan munculnya spanduk-spanduk ataupun slogan-slogan yang menghimbau agar umat Islam tidak boleh atau haram mengucapkan selamat Hari Natal. Karena ini adalah hak mereka yang beragama Islam untuk saling menghimbau apa yang mereka yakini benar. Memang sih, dalam kekristenan kita selalu diajarkan untuk mengasihi dan menyayangi sesama tanpa perlu melihat latar belakang suku ataupun agama. Memang sih kita sebagai orang Kristen juga diajarkan untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang menyinggung umat beragama lain, tapi bukan berarti kita harus memaksakan ajaran ini kepada saudara-saudara non Kristen bukan? Lagian ucapan-ucapan selamat merayakan hari raya hanyalah sebuah bentuk toleransi tambahan, atau untuk menjaga tali silahturahmi antar umat beragama. Toh meskipun sebagian saudara kita beragama Islam tidak mengucapkan selamat, mereka masih menunjukkan toleransi ketika kita melakukan ibadah Natal. Mungkin ada 1-2 kasus dimana ibadah Natal mendapatkan hambatan dari masyarakat non Kristen, sekali lagi ini wajar dan menurut saya ini bukanlah wajah Islam sesungguhnya. Hanyalah wajah sekelompok orang yang memang memelihara sifat-sifat intoleran, apapun agama mereka tentunya mereka akan memperlihatkan tabiat yang sama.

Menurut saya, menjalankan toleransi beragama sebaiknya tidak perlu membanding-bandingkan cara dan ajaran antar agama. Let’s say ada sebagian orang beragama Islam yang menyebut orang Kristen sebagai orang kafir? Masalah??? Seharusnya tidak perlu mempermasalahkan. Itu adalah keyakinan saudara-saudara Islam, bukan keyakinan kita orang Kristen bukan? Untuk apa dipermasalahkan? Sebaliknya orang Kristen selalu menyebut diri mereka anak-anak Tuhan yang terpilih. Tidak ada keselamatan tanpa melalui Yesus Kristus. Ya sudah, itu adalah keyakinan orang Kristen, sebaiknya orang non-Kristen tidak perlu mempermasalahkan dan meributkan apalagi mencari-cari ayat dalam kitab suci mereka untuk mematahkan keimanan orang Kristen bukan? Masing-masing agama memiliki dasar dan panduan yang berbeda, jadinya akan lucu jika kita menggunakan kitab suci kita untuk memandu ajaran dan keyakinan agama lain yang memiliki panduan yang berbeda bukan?

Yakinlah bahwa Tuhan itu Maha Tau, Maha Adil, Maha Segalanya. Beliau pasti punya maksud baik dengan keberadaan agama-agama yang berbeda di muka bumi ini. Dan kalau kita percaya bahwa agama selalu punya tujuan baik bagi manusia, maka cukup lakukan hal-hal yang baik atas nama agama.


TAGS natal


-

Search

Latest