Just Another Place 2 Share


Nyari Kerja Susah? Pikir Lagi Deh

22 May 2014

Salah satu keluhan klasik yang sering kita dengar adalah “susahnya nyari pekerjaan”, right? Buat anda yang hidup di jaman online saat ini coba pikir lagi, tanya ke senior atau pendahulu-pendahulu anda yang hidup dan harus mencari pekerjaan sebelum tahun 2000-an mundur ke belakang.

Di tahun-tahun itu, sebelum internet menjadi hal umum seperti sekarang, untuk melamar pekerjaan seseorang harus rajin membeli koran harian, tidak cukup 1-2 macam surat kabar, kemudian mencari daftar lowongan kerja pada iklan baris setiap koran, melingkari informasi-informasi lowongan yang sesuai, kemudian harus membuat surat lamaran (baik ditulis tangan atau diketik), melengkapi berkas-berkas untuk setiap lamaran yang dibuat, kemudian harus ke kantor pos untuk mengirimkan lamaran-lamaran tersebut.

Bayangkan, selain waktu dan usaha yang cukup banyak, juga membutuhkan biaya seperti biaya kertas, fotokopi, perangko dan lain-lain. Perlu usaha yang gigih hanya sekedar mengirimkan surat-surat lamaran sebanyak-banyaknya dan berharap dari lamaran-lamaran itu ada yang berakhir dengan panggilan telepon untuk menjalani interview pekerjaan.

Bandingkan dengan saat ini. Untuk mencari perkerjaan, anda tinggal mendaftar di portal-portal karier atau lowongan kerja yang sekarang banyak tersedia di internet. Anda hanya perlu sekali mendaftarkan sebuah akun, melengkapi data dan resume anda, bahkan bisa membuat CV secara online. Selanjutnya anda tinggal browsing memilih listing lowongan pekerjaan yang tersedia dan selalu diperbaharui setiap hari. Untuk melamar pekerjaan yang menarik minat anda, hanya dengan sekali-dua kali klik saja. Semuanya serba instant dan serba cepat, tanpa perlu membeli kertas, menulis ulang lamaran anda, memfotokopi berkas, mencetak foto dan membeli perangko serta tetek bengek lainnya.

Jaman dulu menulis dan mengirimkan 10 berkas lamaran saja dalam sehari itu sudah luar biasa. Bandikan saat ini, dalam 1 jam anda bisa mengirimkan lamaran pekerjaan ke berpuluh-puluh perusahaan melalui portal lowongan kerja online. Anda masih mengeluh? Coba pikir lagi deh.

Saya merasa, semakin banyak kemudahan yang tersedia, ada kecenderungan generasi muda kita juga semakin malas dan semakin kecil effort mereka untuk mendapatkan sesuatu. Contohnya mengenai mencari pekerjaan ini.

Dalam 2 tahun terakhir, selama menjalankan perusahaan jasa kecil-kecilan, hampir setiap bulan kami harus membuka lowongan pekerjaan melalui situs portal lowongan kerja untuk beberapa posisi. Setiap haripun masuk melalui email puluhan lamaran pekerjaan. Sering melakukan seleksi lamaran pekerjaan online yang masuk inilah saya melihat effort para pencari kerja yang sangat kecil. Mereka tidak memanfaatkan kemudahan yang tersedia untuk mengirimkan lamaran yang efektif, sebaliknya kemudahan ini terkesan digunakan secara asal-asalan. Para pencari kerja online ini terkesan hanya asal-asalan ketika mengirimkan lamaran pekerjaan. Mungkin karena adanya fasilitas yang memudahkan ini jadi mereka sering mengirimkan lamaran dengan ‘nothing to lose’ saja. Diterima atau tidak yah terserah, toh saya tinggal klik dan ‘lamaran terkirim’.

Tidak banyak yang berusaha melengkapi resume atau cv onlinenya dengan informasi yang tepat atau disesuaikan dengan posisi yang dilamar. Mungkin dari 10 lamaran yang masuk, belum tentu ada 1 lamaran yang tidak terlempar ke recycle bin. Surat lamaran dan cv nampak asal-asalan. Lantas masih layakkah kita mengeluh bahwa mencari kerja itu sulit?


TAGS lowongan kerja karier


-

Search

Latest